Tanah Datar — Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sungayang masih kental terasa. Menyikapi kesuksesan luar biasa pada acara puncak penutupan, Camat Sungayang, Abdi Hardifala, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya pada Sabtu (22/8) pagi.
Abdi Hardifala yang sebelumnya melepas langsung para peserta pawai, mengaku sangat bangga melihat tingginya jiwa nasionalisme dan kekompakan warganya.
“Alhamdulillah pawai sangat meriah diikuti oleh sekolah-sekolah dan pemerintah nagari se-Kecamatan Sungayang. Terima kasih atas partisipasi seluruh pihak, serta masyarakat atas dukungannya, sehingga kegiatan tersebut dapat berjalan lancar. Hasil lomba pawai dan drumband langsung diumumkan sore hari setelah menyelesaikan rekapitulasi nilai dari para juri,” ungkap Camat Sungayang tersebut, Sabtu (22/8) pagi.
Sebagaimana diketahui, puncak perayaan HUT RI ke-81 tingkat Kecamatan Sungayang ini ditutup dengan penyelenggaraan pawai alegoris pada Kamis (20/8) lalu. Ribuan warga memadati rute yang dimulai (start) dari kawasan Lapangan Pulai, Nagari Sungayang, dan berakhir (finish) di Lapangan Bungo Setangkai.
Ketua Pelaksana Kegiatan, Ari, turut membenarkan tingginya animo masyarakat dalam acara yang menjadi penutup rangkaian perayaan kemerdekaan tahun ini. Sejak siang hari pada hari pelaksanaan, panitia telah memastikan seluruh kegiatan terkendali dengan baik.
“Dalam rangka merayakan (HUT RI) ke-81 ini, alhamdulillah kegiatan pawai kita berjalan lancar, aman dan terkendali. Peserta pawai terdiri dari TK, SD, nagari, SMA dan beberapa pemuda,” ujar Ari.
Menurut Ari, daya tarik utama dari pawai adalah variasi penampilan yang disuguhkan oleh setiap peserta, yang tidak sekadar berjalan beriringan namun juga unjuk kebolehan di hadapan dewan juri.
“Dalam pawai ini kita menampilkan marching band dari masing-masing sekolah dan pawai juga menampilkan keunikan masing-masing dan itu dilombakan,” papar Ari melengkapi keterangannya.
Berdasarkan pengumuman hasil rekapitulasi juri, dominasi pada kategori pawai alegoris tingkat nagari berhasil direbut oleh Nagari Tanjung sebagai Juara 1, disusul Nagari Minangkabau (Juara 2), dan Nagari Andaleh Baruh Bukik (Juara 3). Sementara Harapan 1 dan 2 masing-masing ditempati oleh Nagari Sungayang dan Nagari Sungai Patai.
Persaingan ketat juga terjadi di tingkat sekolah. Pada jenjang SLTA, SMAN 1 Sungayang keluar sebagai Juara 1 pawai alegoris sekaligus Juara 1 drumband, mengungguli MAN 1 Tanah Datar Plus Keterampilan yang memborong Juara 2 di kedua kategori tersebut. Di jenjang SLTP, UPT SMPN 1 Sungayang menjuarai pawai alegoris, sementara Juara 1 drumband diraih oleh MTsN 10 Tanah Datar.
Untuk jenjang SD, UPT SDN 03 Sungayang sukses meraih Juara 1 pawai alegoris, mengalahkan UPT SDN 11 Sungayang dan UPT SDN 02 Minangkabau di posisi kedua dan ketiga. Namun pada kategori drumband SD, UPT SDN 02 Minangkabau berhasil membalas dengan merebut Juara 1.
Sebagai pemanis acara, panitia juga memberikan penghargaan untuk Kategori Terunik. Peringkat pertama ini kembali disabet oleh Nagari Tanjung (Juara 1), diikuti oleh TK Baitul Makmur (Juara 2), dan UPT SDN 01 Sungai Patai (Juara 3).
Rangkaian pawai alegoris yang sukses dan meriah ini menjadi penutup dari seluruh kegiatan kemerdekaan di Kecamatan Sungayang tahun ini, yang sebelumnya juga telah dimeriahkan dengan upacara pengibaran bendera, lomba bola voli, jalan santai, lomba PBB, hingga lomba mewarnai. (Red)
