banner 728x250

Harga Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Banding Agung Melambung, Petani Mengeluh


OKU Selatan – Petani di Desa Banding, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, mengeluhkan tingginya harga pupuk bersubsidi yang dijual jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan di lapangan, harga pupuk subsidi di wilayah tersebut mencapai Rp130 ribu per sak. Bahkan sebelumnya sempat dijual hingga Rp160 ribu per sak.

Seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa dirinya membeli pupuk dari salah satu Pengecer Pupuk Tersubsidi (PPTS) berinisial CV PAT.

“Kalau dulu Rp160 ribu per sak, sekarang agak turun jadi Rp130 ribu per sak, baik pupuk Urea maupun Phonska. Itu pun kami ambil sendiri di gudang PPTS, padahal kami sudah terdaftar dalam RDKK kelompok tani,” ujarnya.

Petani lainnya juga mengaku kesulitan mendapatkan pupuk dengan harga yang sesuai ketentuan. Selain mahal, ketersediaan pupuk di gudang sering tidak ada.

“Kami sangat kesulitan dengan harga pupuk yang tinggi ini. Terkadang pupuk di gudang tidak tersedia. Saat kami ingin membeli Urea, justru diarahkan untuk membeli pupuk Phonska,” keluhnya.

Para petani berharap pemerintah segera turun tangan untuk menertibkan harga pupuk dan memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan sesuai aturan, sehingga mereka dapat meningkatkan produksi pertanian.

Sementara itu, berdasarkan informasi di lapangan, terdapat sekitar lima PPTS pupuk di Kecamatan Banding Agung yang diduga menjual pupuk subsidi di atas HET sebagaimana diatur dalam ketentuan Kementerian Pertanian.

Para petani berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang melanggar aturan tersebut demi melindungi kepentingan petani.

“Kami berharap pemerintah segera bertindak untuk membantu petani di Kecamatan Banding Agung serta menindak pihak yang menjual pupuk di atas ketentuan,” harap para petani.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *