Jakarta – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE, MM, yang juga menjabat sebagai Koordinator Wilayah Apkasi (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia) Provinsi Sumatera Barat, bersama jajaran pengurus Apkasi Pusat, melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) 1, Ribka Haluk, pada Kamis (12/12/) kemarin. Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Wamendagri di Jakarta ini bertujuan untuk meminta dukungan penuh terhadap pelaksanaan Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025.
Dalam audiensi tersebut, Eka Putra didampingi Kepala Divisi Program Apkasi Syaifudin Khaidir, Kepala Divisi Umum Sugiarti Bekti, Kepala Divisi Humas Mirza Fikri, serta jajaran lainnya. Sementara itu, Wamendagri 1 Ribka Haluk turut didampingi Sekretaris Dirjen Otda Suryawan Hidayat, Plh. Direktur Otda Herny Ika S. Hutauruk, Plh. Direktur SUPD II Wahyu Suharto, dan sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Eka Putra dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa Apkasi Otonomi Expo 2025, yang rencananya akan digelar pada Juli mendatang, merupakan event tahunan ke-20 sejak pertama kali diselenggarakan. “AOE merupakan ajang penting untuk menampilkan potensi unggulan daerah, memperkuat branding lokal secara profesional, sekaligus menciptakan peluang transaksi melalui business matching antara pemerintah daerah dan investor,” ujar Eka Putra.
Ia juga menegaskan bahwa AOE telah diakui sebagai salah satu event promosi komoditi dan investasi terbesar di Indonesia. “Kami sangat berharap dukungan penuh dari Menteri dan Wamen untuk memastikan pelaksanaan AOE 2025 berjalan lancar dan mampu mencetak transaksi lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wamendagri Ribka Haluk menyambut positif rencana pelaksanaan AOE 2025 dan menyatakan dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri. “Pada prinsipnya, Mendagri sangat mendukung event ini. Apkasi dan Kementerian harus bersama-sama mendorong pelaksanaannya agar berjalan sukses. Selain itu, kita juga perlu memastikan seluruh kabupaten dapat bergabung dengan Apkasi untuk memaksimalkan implementasi program pemerintah,” ujar Ribka Haluk.
Wamendagri juga menekankan pentingnya penetapan target yang jelas dalam pelaksanaan AOE 2025. “Dengan target yang terukur, diharapkan apa yang direncanakan dapat tercapai dengan baik,” tutupnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal yang positif untuk mewujudkan suksesnya pelaksanaan AOE 2025, sekaligus memperkuat sinergi antara Apkasi dan Kementerian Dalam Negeri dalam mendukung promosi daerah di tingkat nasional maupun internasional. (Redaksi)
(Sumber: Prokopim Tanah Datar)



